asuransi pendidikan manulife
Best Program post

Tentu meningganya seseorang akan membawa dampak emosional bagi keluarga. Siapa yang tidak sedih kalau orang yang dikasihi meninggal? Saat sahabat saya meninggal suaminya begitu sedih dan kehilangan gairah hidup.selama bertahun-tahun dia meridukan istrinya sampai tiba waktu dia menyusul istrinya.

 

Adakah dampak financial?

Dampak financial timbul apabila yang meninggal adalah tiang rumah tangga dalam hal keuangan. Dia pencari nafkah utama keluarga dan tanpa dia keluarga akan kehilangan sumber keuangan dan juga semua mimpi dan rencana keuangan masa depan mereka.

 

Dia  bekerja keras membawa penghasilannya pulang. Dia selalu berusaha memasikan semua kebutuhan financial dan gaya hidup keluarga sekarang dan masa depan aman terkendali. Keluarga terbiasa dengan ritme kehidupan seperti itu. Saat dia meninggal dunia timbullah kendala keuangan bagi keluarga bukan saja jangka pendek namun juga jangka panjang.

 

 

Apa saja dampak financial tersebut?

  1. Bila dia meninggal dunia pada usia muda, maka penghasilan berhenti. Bagaimana keluarga mendanai gaya hidup mereka? Dari mana uangnya? Bagaimana dengan rencana keuangan bagi pasangan, anak dan cucu?
  2. Rencana haritua bagi pasangan akan berhenti. Pasangannya akan mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan mereka. Merekamungkin akan menjual apa yang pernah mereka miliki.
  3. Gaya hidup mereka tidak lagi sama. Rencana dana pendidikan akan berhenti. Anak akan mengalami kesulitan untuk meneruskan pendidikan mereka sebagai modal dan persiapan mereka meraih masa depan.
  4. Cicilan hutang tidak bisa bayar. Bahkan saat dia meninggal seluruh hutangnya tidak bisa dicicil lagi karena hutang jatuh tempo.
  5. Sumbangan rutin untuk lembaga social juga berhenti. Banyak anak yatim piatu atau orang jompo kehilangan kasih sayang dan bantuannya.
  6. Asset yang mereka miliki akan menjadi harta waris secara hukum harta waris adalah asset tak bertuan yang menunggu tuan yang baru. Permasalahan timbul karena tuan yang baru harus sah secara legal. Proses ini akan memakan biaya dan waktu dari keluarga.
  7. Bila dia meninggal dunia setelah menderita sakit kritis berkepanjangan, maka besar kemungkinan asetnya telah terkuras untuk membiayai pengobatannya. Mungkin tidak ada sisa bahkan justru meningalkan hutang besar yang menjadi beban keluarga.
  8. Bila dia dikaruniai umur panjang dan meninggal sangat berusia lanjut, maka mungkin asetnya telah dia habiskan dan hanya terisa sedikit untuk anak-anak dan cucunya.
  9. Apapun cara meninggalnya, baik meninggal dini, meninggal didahului sakit kritis atau hidup terlalu lama detik dia meninggal dunia, sisa hutangnya akan jatuh tempo dan harus dibayar lunas. Keluarga terpaksa menjual asset untuk menutupi hutang jatuh tempo tersebut.
  10. Apakah mungkin pembagian warisan aka nada yang bersengketa? Bagaimana bila ada seseorang yang menginginkan seluruh asset dan tidak mau berbagi?
  11. Bila terjadi sengketa, bagaimana keluarga membayar biaya-biaya sengketa tersebut?
  12. Bagaimana dengan pajak dan bea? pajak penghasilan (PPh) mungkin dikenakan bagi orang tertentu saja, tetapi bea (BPHTB) bisa dikenakan berulang kali atas objek dan bangunan yang sama.
  13. Banyak hal lain yang akan menimpa keluarga dan menimbulkan beban dan kendala bagi orang-orang yang kita cintai tersebut.

 

Daftar diatas adalah hanya beberapa contoh saja. Mungkin saja ada yang lain yang akan menambah daftar diatas.

 

Ada yang mengatakan bahwa dia kaya raya. Punya beberapa bangunan mewah dan uangnya banyak sekali di bank. Bukankah seharusnya keluarga dan orang-orang yang dicintainya tidak perlu kuatir.

 

Justru ini masalahnya. Semakin kaya seseorang semakin kompleks pewarisannya. Banyak contoh keluarga yang ditinggal oleh kepala rumah tangga yang kaya raya menghadapi masalah serius. Begitu kendali si pemilik asset tersebut berakhir karena kematian maka mulai timbul masalah bagi keluarga untuk memiliki keseluruhan kekayaan diatas.

 

Banyak persepsi yang mengatakan bahwa harta waris otomatis bisa menjadi milik keluarga dan langsung digunakan untuk mendanai daftar diatas. Namun realitanya tidak begitu. Rumah dan uang di bank serta asset lainnya yang dia miliki akan berubah status kepemilikannya menjadi harta waris. Harta waris adalah asset tidak bertuan dan hukum yang akan membagikan asset dan kewajiban kepada orang-orang dekatnya, demikian ungkap Bapak Badrian Harus SH dalam bukunya berjudul Panduan Praktis Pembagian Waris.

 

Pewarisan merupakan hal yang paling sulit diprediksi apa hasil akhirnya. Tidak ada satu kasus yang selalu sama dengan lainnya. Kebanyakan kasus bahkan memerlukan putusan pengadilan lebih dari 5 tahun. Sungguh sebuah penantian yang lama dan panjang.

 

Selain itu, harta waris seseorang bisa menyusut untuk membayar biaya pengurusan legal, pajak penghasilan (PPh) dan BPHTB serta hutang yang jatuh tempo. Dan yang lebih parah lagi, bila orang tersebut sakit kritis berkepanjangan yang menghabiskan banyak uang untuk pengobatan dan perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia.

 

Perencanaan harta waris atau estate planning bertujuan agar situasi diatas bisa diminimalisasi dampak finansial.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.