Best Program post

Penjelasan Tentang Kanker

Kanker adalah kondisi yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal tak terkendali dan menyebar ke area sekitarnya. pertumbuhan sel abnormal ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Biasanya, sel manusia tumbuh dan berkembang biak melalui proses yang disebut pembelahan sel.

Pembelahan sel tersebut berfungsi untuk membentuk sel-sel baru sesuai kebutuhan tubuh. Ketika sel-sel yang lama menjadi tua atau rusak, mereka akan mati dan digantikan dengan sel-sel yang baru. Namun, terkadang proses pergantian tersebut rusak dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Akibatnya, sel-sel tersebut tumbuh secara abnormal dan berkembang biak ketika seharusnya proses tersebut tidak terjadi. Sel kemudian membentuk tumor atau gumpalan jaringan, yang bisa bersifat kanker atau tidak bersifat kanker (jinak). Proses metastasis dapat terjadi ketika sel menyerang jaringan di sekitarnya.

Tumor jinak tidak menyebar ke jaringan di dekatnya. Saat diangkat, tumor jinak biasanya tidak tumbuh kembali. Sedangkan tumor yang bersifat kanker terkadang tumbuh kembali. Namun, tumor jinak terkadang bisa muncul dalam ukuran yang cukup besar. Beberapa kasus dapat mengancam jiwa, seperti tumor jinak di otak.

Gejala Penyakit Kanker

1. Rasa Sakit

Rasa sakit sekujur tubuh pada pengidap kanker tulang. Sakit kepala yang berlangsung selama berhari-hari dan tidak membaik dengan pengobatan pada pengidap tumor otak. Rasa sakit juga bisa menjadi tanda stadium akhir kanker.

2. Penurunan berat badan tanpa sebab

Hampir setengah dari pengidap kanker mengalami penurunan berat badan tanpa sebab. Ini sering menjadi salah satu tanda yang kerap perhatikan pertama kali.

3. Kelelahan

Jika merasa lelah sepanjang waktu dan tidak membaik setelah beristirahat, segera periksakan diri. Ini menjadi salah satu gejala leukemia atau kanker usus besar dan perut.

4. Demam

Jika tinggi atau berlangsung lebih dari 3 hari, segera periksakan diri. Beberapa jenis kanker darah, seperti limfoma, menyebabkan demam selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

5. Perubahan Pada Kulit

Mintalah dokter memeriksa tahi lalat, benjolan, atau tanda dan bercak yang baru tumbuh di kulit. Jika menjadi lebih gelap, terlihat kuning atau merah, gatal, atau tumbuh banyak rambut, itu bisa menjadi tanda kanker hati, ovarium, ginjal, atau limfoma.

6. Luka Yang Tidak Sembuh

Bintik-bintik yang berdarah dan tidak kunjung hilang merupakan tanda kanker kulit. Pada pengidap kanker mulut, luka yang tak kunjung sembuh biasanya terjadi di mulut.

7. Pendarahan Yang Tidak Biasa

Kanker berisiko mengeluarkan darah di tempat yang tidak seharusnya. Darah dalam feses adalah gejala kanker usus besar atau rektum. Adanya tumor di sepanjang saluran kemih juga dapat menyebabkan adanya darah dalam urin.

8. Anemia

Ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah, yang dibuat oleh sumsum tulang. Kondisi ini dapat terjadi akibat kanker, seperti leukemia, limfoma, dan multiple myeloma.

Cara Pencegahan Penyakit Kanker

1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Agar terhindar dari kanker, Anda perlu mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Perbanyaklah konsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta kacang-kacangan, agar tubuh mendapatkan nutrisi baik yang dibutuhkan dan daya tahan tubuh pun meningkat.

Selain itu, batasi juga konsumsi makanan olahan yang cenderung tinggi kalori, lemak tak sehat, dan gula tambahan, serta dapat meningkatkan penumpukan lemak. Hal ini diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Contoh makanan olahan adalah nugget, sosis, mie instan, serta buah, dan sayuran kaleng.

2. Menghindari Asap Rokok Dan Minuman Beralkohol

Rokok merupakan salah satu faktor risiko terbesar terjadinya kanker. Selain kanker paru-paru, merokok juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan, tenggorokan, mulut, ginjal, kandung kemih, pankreas, perut, dan leher rahim.

Dampak merokok tidak hanya berlaku bagi perokok aktif. Perokok pasif pun berisiko terkena kanker. Oleh karena itu, hentikan kebiasaan merokok dan hindari menghirup asap rokok bebas mulai sekarang.

Selain merokok, sering mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami kanker. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki sifat karsinogen yang bisa merusak sel-sel tubuh dan memicu munculnya penyakit kanker.

3. Rutin Berolahraga

Menjaga berat badan ideal merupakan kunci untuk mencegah kanker. Selain dengan konsumsi makanan sehat, menjaga berat badan juga dapat ditempuh dengan rutin berolahraga.

Dalam sebuah penelitian juga dinyatakan bahwa aktif secara fisik dapat menurunkan risiko kanker sebanyak 10–20%. Anda boleh melakukan olahraga apa pun yang disukai. Namun, pastikan untuk melakukannya dengan rutin, minimal selama 30 menit dalam sehari.

4. Melakukan Deteksi Dini

Pada stadium awal, kanker sering kali tidak menimbulkan gejala. Gejala biasanya baru dirasakan setelah kanker berada di stadium lanjut. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan deteksi kanker sejak dini sebagai salah satu cara untuk mencegah penyakit ini.

Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan awal atau skrining secara berkala, terutama bagi Anda yang berisiko tinggi menderita penyakit kanker tertentu.

5. Melindungi Diri Dengan Asuransi

Asuransi kesehatan merupakan bentuk perlindungan diri yang penting dimiliki oleh setiap orang. Memiliki asuransi akan memudahkan dan meringankan beban Anda dalam menjalani pemeriksaan dan pengobatan, khususnya untuk penyakit kanker yang biasanya akan menghabiskan banyak biaya.

Anda tidak boleh asal dalam memilih asuransi kesehatan. Pilih asuransi kesehatan yang mudah cara mendaftarnya. Jadi, Anda tidak perlu dipusingkan dengan banyak syarat pendaftaran. Pilih juga asuransi yang menyediakan pilihan nominal pembayaran premi agar dapat disesuaikan dengan kemampuan Anda.

Selain itu, pastikan asuransi kesehatan yang Anda pilih memberikan 100% pertanggungan jika Anda terdiagnosis kanker. Terakhir, pastikan juga proses pengajuan klaim asuransi tersebut mudah dan cepat sehingga tidak akan merepotkan Anda.

Biaya Pengobatan Penyakit Kanker

Biaya operasi kanker yang dikeluarkan pada dasarnya akan sangat tergantung dengan jenis stadium yang diderita pasien.

Untuk pasien dengan kategori stadium sedang-berat biaya operasinya bisa mencapai Rp 60 – 70 juta.

Cara Mencegah Kebocoran Keuangan

MENCEGAH LEBIH MURAH DIBANDING MENGOBATI

Kata bijak

Seperti yang kita ketahui bahwa anak merupakan hal yang berharga di dalam kehidupan keluarga Anda. Dan momen sakit , sebagai orang tua yang baik, Anda menginginkan perawatan yang baik dan cepat di rumah sakit.

Kita tidak bisa memastikan kondisi keuangan keluarga selalu ready untuk membiayai pengobatan si kecil. Maka dari itu, baiknya milikilah asuransi kesehatan untuk Anda . Apakah ada asuransi kesehatan yang terjangkau dan murni?

Ada. Perkenalkan Mi Ultimate Health Care yang mana preminya hanya 400 ribuan per bulan untuk balita Anda tetapi bisa mengcover semua tagihan kesehatan anak Anda. Yuk perhatikan tabel berikut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.