5/5 - (1 vote)
Pria Wajib Tahu! Ini 6 Gaya Hidup yang Bisa Membuat Pria Terkena Risiko  Kanker Prostat - Galamedia News

Penjelasan Tentang Penyakit Prostat

Penyakit prostat adalah berbagai kondisi yang menyerang fungsi prostat. Organ prostat merupakan kelenjar pada sistem reproduksi pria yang berperan dalam produksi sperma.

Seiring bertambahnya usia, prostat akan semakin membesar.

Jika terlalu besar, hal ini bisa mengakibatkan penyakit yang memengaruhi fungsi buang air kecil dan kehidupan seksual.

Tak hanya itu, infeksi atau jaringan abnormal juga memicu timbulnya gangguan prostat.

Jenis-Jenis Gangguan Prostat

Ada tiga jenis penyakit yang dapat menyerang prostat. Ketiganya meliputi penyakit berikut.

1. Prostatitis

Prostatitis adalah gangguan berupa infeksi atau peradangan yang menimbulkan pembengkakan pada prostat.

Penyakit ini membuat penderitanya akan merasakan sakit saat melakukan buang air kecil. Gejalanya bisa muncul secara bertahap atau tiba-tiba bergantung dengan penyebabnya.

2. Pembesaran prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH)

Benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak adalah sebuah penyakit yang menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembesaran.

Prostat yang membesar dapat menekan saluran kemih sehingga memperlambat atau bahkan menghentikan aliran urine.

3. Kanker prostat

Penyakit ini terjadi ketika ada pertumbuhan sel kanker di dalam prostat. Bila sel kanker lebih agresif, sel ini dapat keluar dari kelenjar prostat dan memasuki sistem pembuluh darah sejak dini.

Dari sanalah sel akan menyebar ke bagian tubuh lain dan menyebabkan tumor sekunder.

Gejala Penyakit Prostat

Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat muncul:

  • Sulit serta muncul sensasi nyeri atau perih saat buang air kecil.
  • Terdapat darah saat buang air kecil.
  • Sering buang air kecil, terutama pada malam hari.
  • Aliran urine yang lemah.
  • Rasa sakit ketika ejakulasi.
  • Air mani berdarah.
  • Disfungsi seksual atau kehilangan libido.

Cara Pencegahan Penyakit Prostat

1. Mengonsumsi Buah dan Sayur Berwarna Merah

Salah satu cara mencegah kanker prostat pada pria adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur berwarna merah. Contoh buah dan sayur yang dapat kamu konsumsi adalah tomat, semangka, serta buah-buahan dan sayuran lainnya yang berwarna merah. Pasalnya, buah-buahan dan sayuran tersebut mempunyai antioksidan kuat yang disebut dengan likopen.

2. Rutin Berolahraga

Seseorang yang rutin berolahraga dapat menurunkan risiko terhadap kanker prostat. Kelebihan berat badan atau obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko kanker prostat yang agresif. 

Olahraga teratur dapat membantu kamu untuk mempertahankan berat badan yang sehat. Manfaat olahraga dapat memberi dampak baik, seperti peningkatan massa otot dan metabolisme yang lebih baik. Ada beberapa olahraga yang bisa kamu lakukan secara rutin, seperti jalan santai, jogging atau lari, bersepeda, hingga berenang.

3. Mengonsumsi Kedelai dan Teh

Cara lainnya untuk mencegah kanker prostat yang mungkin terjadi adalah dengan mengonsumsi kedelai dan teh secara rutin. Makanan tersebut mengandung nutrisi isoflavon yang berhubungan dengan penurunan risiko terhadap kanker prostat. Kandungan isoflavon juga dapat ditemukan pada tahu, buncis, kacang-kacangan, dan kecambah.

4. Batasi Pengonsumsian Lemak

Sebaiknya pastikan makanan yang kamu konsumsi memiliki tingkat lemak yang rendah. Mengonsumsi lemak berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker prostat, apalagi jika kamu memiliki faktor risiko yang tidak dapat dicegah. Pastikan perbanyak konsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak. Batasi juga mengonsumsi makanan yang pengolahannya dengan cara dibakar, karena dapat memicu munculnya karsinogen.

5. Berhenti Merokok

Pria yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko kanker prostat lebih besar dibandingkan pria yang tidak merokok. Jika kamu memiliki kebiasaan merokok, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut untuk menurunkan risiko penyakit ini. 

Biaya Pengobatan Penyakit Prostat

Di beberapa rumah sakit swasta di Indonesia, biaya operasi prostat bisa dimulai dari Rp 3.500.000 hingga lebih dari Rp 15.000.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

Cara Mencegah Kebocoran Keuangan

MENCEGAH LEBIH MURAH DIBANDING MENGOBATI

Kata bijak

Seperti yang kita ketahui bahwa anak merupakan hal yang berharga di dalam kehidupan keluarga Anda. Dan momen sakit , sebagai orang tua yang baik, Anda menginginkan perawatan yang baik dan cepat di rumah sakit.

Kita tidak bisa memastikan kondisi keuangan keluarga selalu ready untuk membiayai pengobatan si kecil. Maka dari itu, baiknya milikilah asuransi kesehatan untuk Anda . Apakah ada asuransi kesehatan yang terjangkau dan murni?

Ada. Perkenalkan Mi Ultimate Health Care yang mana preminya hanya 400 ribuan per bulan untuk balita Anda tetapi bisa mengcover semua tagihan kesehatan anak Anda. Yuk perhatikan tabel berikut.



0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.